Seminar Nasional Pasar Modal Syariah

Pemberian Cindramata Kepada Narasumber dari MUI Malang Bapak Drs. KH. Chamzawi M.HI.

Kuliah Tamu Manajemen

Bersama pimpinan manajemen dan pemateri kuliah tamu dengan tema menumbuhkan jiwa wirausaha yang kreatif, inovatif dan mandiri.

Ekonomi Kreatif

Narasumber dalam rangka Turba PCNU Kota Malang Tematik terkait ekonomi kreatif di MWC NU Lowokwaru Ranting Dinoyo

Seminar Nasional

Narasumber Seminar Nasional Economic Outlook, Prospects And Future Of The Indonesian Economy,(Bersama Ketua Komisi C DPRD tk 1 Jatim)di FE UNUSIDA Sidoarjo.

Penyuluhan UMKM

Narasumber Penyuluhan terkait administrasi sederhana UMKM di Desa Sutojayan Kabupaten Malang.

Sabtu, 16 Februari 2013

Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili

Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili


Sayyidina Syeikh Abul Hasan Ali bin Abdullah bin Abdul Jabbar Asy Syadzili Al Maghribi Al-Hasani Al Idrisi lahir di Ghamarah, desa dekat Sabtah, Maroko, Afrika Utara pada tahun 591 H / 1195 M. Sebutan Asy Syadzili itu sendiri, menurut sebagian ulama adalah daerah tempat dimana beliau banyak menimba ilmu saat mudanya.

Beliau secara nasab bersambung hingga Rasulullah SAW melalui puterinya Sayyidatuna Fatimah Az-Zahrah. Keistimewaan nasab ini tampak dalam budi pekerti beliau yang indah lagi terpuji dan mengagumkan banyak orang, sehingga mereka banyak mengambil pelajaran dan hikmah dari beliau.
Pada masa kecilnya, beliau sudah dibekali oleh orang tuanya dasar-dasar ajaran agama, kemudian berguru kepada ulama dan sufi besar pada masa itu, yakni Syeikh Abdul Salam bin Masyisyi. Dari gurunya ini pula, kemudian beliau dikirim kepada ulama besar yang tinggal di Syadzilia, Tunisia.

Keberangkatan beliau ke Syadzilia ini merupakan awal dari pengembaraan sufistiknya. Hingga setelah mendapatkan banyak ilmu dari gurunya di Syadzilia, beliau ditugaskan gurunya untuk mengembangkan ilmunya di Iskandaria, Mesir.

Sebelum pindah untuk berguru ke Syadzilia, nama Syekh Abul hasan Asy Syadzili sudah demikian harumnya; karena itu berita kedatangan beliau telah mengundang perhatian masyarakat, sehingga mereka menantikan kedatangan beliau. Demi mendengar hal itu, maka dengan ditemani oleh Syekh Abu Muhammad Abdullah bin Salamah, beliau memilih jalur lain dab mengasingkan diri di Pegunungan Zagwan untuk bisa berhubungan secara sembunyi-sembunyi dengan gurunya di Syadzilia.

Begitulah setelah lama berkhalwat di Zagwan; pada akhirnya beliau diperintahkan gurunya agar turun gunung dan berdakwah di masyarakat. Sudah barang tentu masyarakat yang ingin melihat dan berguru kepadanya datang berduyun-duyun, bahkan diantara mereka banyak para pejabat Negara yang hadir. Setelah itu beliau diutus gurunya ke Iskandaria. Dan rupanya kota ini menjadi akhir dari pengembaraan beliau, sebab disitu pula; setelah lama membimbing masyarakat, beliau akhirnya wafat dan dimakamkan disana.

Selama berada di Tunisia, beliau bersahabat dan banyak berdiskusi dengan para Ulama dan kaum Sufi besar disana. Di antara mereka terdapat :

• Syekh Abul Hasan Ali bin Makhluf As Syazili
• Abu Abdullah Al Shabuni
• Abu Muhammad Abdul Aziz Al-Paituni
• Abu Abdillah Al Binai Al Hayah
• Abu Abdillah Al-Jarihi

Sedangkan diantara murud-murid beliau di Tunisia, dimana sebagian mereka adalah para Ulama kenamaan’ yaitu :

• Izzudin bin Abdul Salam
• Taqiyudin bin Daqiqi’id
• Abul Adhim Al-Munziri
• Ibnu Shaleh
• Ibnu Hajib
• Jamaluddin Usfur
• Nabiuddin bin Auf
• Muhyiddin bin Suraqah
• Ibnu Yasin

Diantara kemuliaan beliau, sebagaimana kesaksian sahabat seperjalanannya, bahwa diutusnya Syekh Abul Hasan Ali As Syazili oleh gurunya agar berangkat menuju Iskandaria, karena di kota itu telah menunggu 40 Waliyullah untuk meneruskan pelajaran kepada beliau.

Dasar-dasar Pemikiran Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili
• Seseorang yang ingin mendalami ajaran tasawuf, maka terlebih dahulu harus mendalami dan memahami ajaran Syari’ah.
• Beliau mengajarkan ajaran Tasawuf kepada murid-muridnya dengan menggunakan 7 kitab; yaitu :

1. Khatam Al Auliyah karya Al Hakim At Tirmidzi ( menguraikan tentang masalah kewalian dan Kenabian )
2. Al Mawaqif wa Al Mukhatabah karya Syekh Muhammad bin Abdul Jabbar An Nifari ( menguraikan tentang kerinduan Tokoh sufi kepada Allah swt )
3. Qutub Qulub karya Abu Tholib Al Makki ( menguraikan pandangan tokoh sufi yang menjelaskan Syari’at dan hakikat bersatu )
4. Ihya Ulumuddin karya Imam Abu Hamid Muhammad Al Ghazali ( Paduan antara Syari’at dan Tasawuf )
5. Al Syifa’ karya Qadhi Iyadh ( dipergunakan untuk mengambil sumber Syarah-syarah dengan melihat tasawuf dari sudut pandang Ahli Fiqih )
6. Ar Risalah Qusyairiyah karya Imam Qusyairi ( dipergunakan beliau untuk permulaan dalam pengajaran Tasawuf )
7. Ar Muhararul Wajiz dan Al Hikam karya Ibnu Aththa’illah ( melengkapi pengetahuan dalam pengajian )

Wafatnya Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili

Beliau wafat pada tahun 656 H / 1258 M di Homaithira, Mesir. Hingga kini makamnya masih selalu diziarahi, baik oleh pengikut tarekat Syaziliyah atau bukan; yang menganggapnya sebagai waliyullah.
Karya Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili

• Majmu’atul Ahzab ( Kumpulan Hizib-wirid )
• Mafakhirul ‘Aliyah
• Al Amin
• As Sirrul Jalil fi Khawashi Hasbunallah Wa Ni’mal Wakil
• Hizbus Syadzili ( partai terkenal di Afrika )

Pendapat Ulama tentang Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili

• Al-Manawi berkata : ketika ditanya orang siapa Syekh nya; Syekh Abu Hasan Ali menjawab : “Adapun pada masa lalu, Syekh Abdus Salam Masyisy, sekarang aku minum dari sepuluh lautan, lima diantaranya di langit dan lima di bumi.”
• Al-Mursi berkata : “Allah swt pernah membukakan tabir pemandanganku, maka Ku lihat Syekh Abu Madyan bergantung di tiang Arasy. Aku mengajukan pertanyaan :
”Berapa banyak ilmu anda?”
Dia menjawab :”71”
Aku bertanya lagi : “Apa Jabatanmu?”
Dia menjawab :”Khalifah keempat dan pemimpin 7 wali Abdal
Kutanya lagi :”Bagaimana pendapatmu tentang Abu Hasan
Asy-Syazili?”
Dia menjawab :”Dia lebih dari padaku dengan 40 Ulama, dia
Adalah samudera tidak bertepi.”
• Abu Abdullah As-Syatibi berkata : “ Aku setiap malam mengadakan hubungan dengan Syekh Abu Hasan beberap kali. Aku mohon berbagai hajat kepada Allah swt, dengan perantaraannya. Ternyata hajatku dikabulkan Allah swt. Pada suatu malam, aku bermimpi bertemu Rasulullah saw. Aku bertanya kepada beliau :

”Wahai Rasulullah saw, relakah rasul kepada Abu Hasan. Aku selalu bermohon kepada Allah swt dengan perantaraan beliau, ternyata doa’ ku makbul. Bagaimana pendapat Rasulullah tentang dirinya?

Beliau bersabda :

“Abu Hasan itu adalah putraku, secara rohaniah. Anak adalah bagian dari Ayah. Siapa yang berpegang kepada sebagian, berarti sesungguhnya berpegang pada semua. Apabila kamu meminta kepada Allah swt dengan perantaraan Syekh Abu Hasan, maka sesungguhnya kamu telah memohon kepada Allah swt dengan perantaraanku.”

Wasiat dan Nasihat Syekh Abul Hasan Ali Asy Syadzili

• Jika Kasyaf bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunah, tinggalkanlah Kasyaf dan berpeganglah pada Al Qur’an dan Sunah. Katakana pada dirimu : Sesungguhnya Allah swt menjamin keselamatan saya dalam kitabnya dan sunah Rasulnya dari kesalahan, bukan dari Kasyaf, Ilham, maupun Musyahadah sebelum mencari kebenarannya dalam Al Qur’an dan Sunah terlebih dahulu.

• Kembalilah dari menentang Allah swt, maka engkau menjadi Ahli Tauhid. Berbuatlah sesuai dengan rukun-rukun Syara’, maka engkau menjadi Ahli Sunah. Gabungkanlah keduanya, maka engkau menuju kesejatian.

• Jika engkau menginginkan bagian dari anugerah para wali, berpalinglah dari manusia kecuali dia menunjukkanmu kepada Allah swt dengan cara yang benar dan tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunah.

• Seandainya kalian mengajukan permohonan kepada Allah swt, sampaikan lewat Imam Abu Hamid Muhammad Al Ghazali. Kitab Ihya Ulumuddin Al Ghazali mewariskan Ilmu; sedangkan Qutub Qulub Al Makki mewariskan cahaya kepada kalian.

• Ketuklah pintu zikir dengan hasrat dan sikap sangat membutuhkan kepada Allah swt melalui kontemplasi, menjauhkan diri segala hal selain Allah swt. Lakukanlah dengan menjaga rahasia batin, agar jauh dari bisikan nafsu dalam seluruh nafas dan jiwa, sehingga kalian memilki kekayaan rohani. Tuntaskan lisanmu dengan berzikir, hatimu untuk tafakur dan tubuhmu untuk menuruti perintah-Nya. Dengan demikian kalian bisa tergolong orang-orang saleh.

• Manakala zikir terasa berat di lisanmu, sementara pintu kontemplasi tertutup, ketahuilah bahwa hal itu semata-mata karena dosa-dosamu atau kemunafikan dalam hatimu. Tak ada jalan bagimu kecuali bertobat, memperbaiki diri, hanya menggantungkan diri kepada Allah swt dan ikhlas beragama.
 

Masalah di negeri ini sangatlah komplek

Masalah di negeri ini sangatlah kompleks jadi pemimpin harus bisa memahami dan mampu mengatasi persolan perekonomian, sosial kemasyarakatan, hubungan dengan semua pihak baik yg didalam maupun luar, begitu juga persoalan yang sampai sekarang masih menjadi momok yang sangatngeri yaitu korupsi yang harus bisa diselesaikan karna berdampak sangat sistematis yang dapat merugikan rakyat yang seharusnya untuk kesejahteraan rakyat, harus mampu mengentaskan kemiskinan dan solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan persoalan2 yang lainnya, terutama pendidikan yang harus terus ditingkatkan tidak hanya golongan yang mampu saja akan tetapi semua golongan harus bisa duduk di bangku pendidikan tanpa pengecualian, intinya pemimpin yang akan mencalonkan haruslah benar2 cakap dalam melihat realitas kondisi yang ada dan cepat bertindak untuk segera menyelesaikan dan berfihak pada rakyat (Hidup Rakyat)

SEMUA KEPUTUSAN ADALAH RESIKO

Tentunya kita tahu bahwa semua yang kita lakukan adalah mengandung resiko....., dalam hati kecil tentu kita juga pasti berfikir... kita gak mau berhadapan dengan suatu resiko sedikit saja.... tapi perlu kita tahu bahwa semua tindakan yang kita lakukan pasti mengadung resiko....maka dari itu perlu kita pahami resiko itu agar resiko menjadi suatu inspirasi atau motivator untuk menjadikan kita menjadi lebih punya pontensi....


Maka jangan takut akan resiko.... hadapi resiko... tersebut.. tentunya... dengan suatu strategi2 yang matang perencanaan..... dan menyiapkan alternatif2 yang bisa mengurangi resiko itu sendiri.... dalam artian memanagemeni resiko itu sendiri....dengan kemampuan yang kita miliki tentunya....jika kita menghindari resiko berarti kita tidak melakukan kegiatan apapun atau usaha apapun... berarti kita tidak mendapatkan apa2 yang kita inginkan karena tidak ada suatu tindakan yang nyata.... 

Semakin kita melakukan tindakan semakin tahu apa yang harus kita lakukan... jalani saja... hadapi saja... pasti kita akan menemukan... jalan keluar apa yang terbaik...cara terbaik untuk mengatasinya.... dan itu pasti anda pikirkan secara otomatis....bagaimana saya harus melakukan tindakan....dan saya yakin apa yang anda pikirkan itu adalah suatu cara... yang terbaik.... untuk mengatasinya....dan yakinlah kalo anda bisa mengatasiny... dan anda pasti mampu.......APAKAH anda sepakat kalo.... kesuksesan adalah suatu persahabatan antara tindakan yang kita lakukan atau keputusan yang kita ambil dengan suatu RESIKO itu sendiri.......dan succes tentunya yang menjadi tujuan karena itu adalah proses......

Falsafah sedikit demi sedikit maka menjadi bukit

Konsep nyicil memang luar biasa Falsafah sedikit demi sedikit maka menjadi bukti kalo segala sesuatu itu kita mulai dari hal yang sangat kecil sekalipun itu kecil sekali yang kelihatannya gak mungkin jadi mungkin dimana berefek pada keberlanjutan yang mengarah kepada hal yang mungkin lebih luar biasa atau besar atau yang tak terduga dan akan muncul kata "loh ternyata bisa dan mampu ya" artinya semua orang layak bisa, semua orang harus bisa mencapai tanpa terkecuali, tentunya disertai dengan pertimbangan yang cerdas pemikiran yang membangun dan strategi yang perlu digodog tentunya diikhtiari dengan usaha dan Do'a dan niat yang baik, semua bisa terwujud karena ada kemauan dan mau mengaplikasikan apa yang difikirkan dan dilakukan, dan itu semua bisa diaplikasikan dalam semua aspek... Next on Topik selanjutnya Salam Success for u all

Memaksa Menjadi Kaya

Sedikit cerita dari pengusaha sukses..Memaksa Menjadi Kaya
Berbincang menyoal suatu kondisi yang memaksa untuk menjadi punya atau kaya dengan kondisi belum punya apa sampai memiliki semua, pengusaha itu berbincang denganku dan aku betanya padanya luar biasa anda ini beliau langsung bercerita tentang kisah suksesnya dan akupun menyimak dan sesekali aku bertanya.


Dia bercerita dahulu waktu saya memiliki 2 anak yang msh kecil-kesil saya memberanikan diri untuk hijrah dengan kondisi tak memiliki apa dan mencari kontrakan dengan tangan kosong tapi untungnya ada beberapa perabot yang bisa dijual untuk membayar konntrakan dan itu nekat, setiap harinya hanya berjualan saja tapi dengan konsdissi trsbt memacu dia untuk lebih inovatif dalam berbisnis dicoba terus dan terus menawarkan kepada siapa saja sampai akhirnya dia mendapatkan tawaran untuk menyediakan 1 ton produk yang dia buat untuk dikirim keluar negeri dari situ dia memberanikan diri untuk meenerima tawaran tersebut walau dengan meminta dibayar dulu dan jaminan siap jadi karena untuk menyediakan tak cukup dan itu terselesaikan dengan baik.

Begitu selanjutnya tapi yang kesekian dia mengalami kerugian dan itu hampir separoh, tapi terus mencoba bertahan dengan inovasi lain dan beralih mulai lagi dari awal dan menemukan tempat disrtrribusi yg dirasa mampu mendistribusikan dengan baik dan itu dilakukan sampai sekarang al hasil dia memiliki beberapa karyawan dan rumah pruduksi yang baru dibelinya seharga 300 Juta beserta alat rumah tangga lainny dan sekarang dia bisa menikmati hasil kerja kerasnya, luar biasa bukan dg ketidak ada menjadi ada karna ada upaya kerja keras dan sungguh-sungguh walau kondisi sangat sulit dan nyatanya bisa, dan semua pasti bisa asal ada kemauan, next on story... Salam semangat selalu

By. Choir

MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA DI ERA GLOBALISASI YANG PENUH TANTANGAN

MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA DI ERA GLOBALISASI YANG PENUH TANTANGAN

Jaman sekarang memang sangat nyata sekali tentang problem yang dirasakan oleh semua orang baik mereka yang sudah mendapatkan kerja akan bekerja mencari kerja atau mau mencari kerja, sayangnya sekarang memang sangat sedikit sekali lapangan kerja yang mampu menampung para pencari kerja yang sangat banyak jumlahnya yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh lapangan kerja terlihat setiap tahun pencari kerja meningkat sedangkan lapangan kerja yang dibutuhnkan semakin sedikit ini menunjukkan bahwa persaingan di era globalisasi sekarang ini sangatlah ketat sehingga menambah jumlah angka pengangguran yang semakin lama semakin besar.


Ini artinya semua fihak harus punya inisiatif yang mungkin bisa membantu untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin meningkat setiap tahunnya, bayangkan ribuan atau jutaan pelamar kerja yang diterima hanya 1% nya saja atau tidak lebih dari 2% atau lebih besar sedikit dari 2% yang tidak sampai menyentuh 10%nya, ini kan ironis sekali, seandainya kita bersama-sama untuk merubah mindset kita kearah penciptaan lapangan kerja mungkin minimal bagi diri kita sendiri atau saudara kita lebih-lebih masyarakat sekitar kita,sehingga dapat membantu masalah perekonomian keluarga atau perekonomian bagi individu, coba kita berandai andai ketika kita menciptakan lapangan kerja apapun itu jenisnya entah berupa produk maupun jasa yang bisa menghasilkan suatu Value atau Nilai saya yakin itu akan membantu menyerap tenaga kerja, entah itu hanya 1 orangpun atau dua orang atau tiga orang begitu juga seterusnya, ini artinya setiap satu orang bisa membawa minimal 1-3 orang peluang kerja tidak usaha banyak-banyak lebih banyak akan lebih baik.

Dan seandanyai kita bersama-sama seluruhnya berorientasi sama mungkin pengangguran akan berkurang walaupun mungkin tidak dapat dihilangkan atau bisa jadi malah hilang itu kan luar biasa "jika semua orang berfikiran yang sama", membuka usaha itu mungkin salah satu jalan untuk menciptakan peluang kerja hanya saja mau tidak untuk memulai "Action" ini yang berat akan tetapi semua orang yakin bisa semua asal ada kemauan tentunya dengan niat yang baik disertai dengan perencanaan dan strategi yang matang mulai dari hal yang paling kecil sehingga menuju ke hal yang paling besar sehingga mampu menyerap pekerja walau hanya 1 tapi itu adalah hasil yang sangat luar biasa dan itu harus diyakini akan berkembang lebih dari satu, semoga itu bisa menjadi renungan kita bersama semoga mempunyai nilai dan manfaat thanks.

By. Choir

PERLU SOLUSI (GANTI) UNTUK PEMBERHENTIAN SEMENTARA KERJA KE LUAR KE PADA PENDUDUK INDONESIA

PERLU SOLUSI (GANTI) UNTUK PEMBERHENTIAN SEMENTARA KERJA KE LUAR KE PADA PENDUDUK INDONESIA

Selain memberhentikan sementara seharusnya juga memberikan solusi kepada penduduk indonesia yang memang membutuhkan kerja karena mereka juga butuh makan dll, merubah sistem secara besar2ran untuk menciptakan lapangan kerja seperti dibidang pertanian, manufaktur atau pabrikan  yang mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak sihingga mampu mengurangi pengangguran dan tidak lagi mengirim tenaga kerja ke luar negeri (PRT) dengan memberi solusi penggannti yang layak didalam negeri sendiri tentunya kan lebih barokah baik untuk pekerja maupun untuk bangsa Indonesia.

Seharusnya kita belajar dari persoalan yang sebelum-sebelumnya sehingga menjadikan refleksi bagi kita semua demi kepentingan bersama, bukan kembali dan kembali ke dalam persoalan yang sama yang pada intinya merugikan salah satu pihak bahkan kedua belah pihak.

Salah satu solusi mungkin dengan membentuk  lapangan kerja yang ditempetkan disemua aspek yang mempunyai peluang untuk pengembangan bersama disemua sektor yang ada di Indonesia. mungkin solusi lain yg mampu menyerap tenaga lebih besar lagi.